Puisi CINTA Kimia : Reaksi Cinta

30 Jun

Dalam ilmu kimia, apa sih yang paling menggambarkan “cinta” ?

Reaksi apa?

Prinsip apa?

Metode apa?

Senyawa apa ?

Fenomena apa?

Disini, mari kita analisis satu per satu.

Reaksi Cinta : [produk yang terbentuk] dan [kapan bisa terjadi]

Cinta merupakan buah pikiran masing-masing orang. Tidak ada yang tidak mengenal cinta. Cinta yang tulus, hanya datang dari hati, bukan dari mata. Setiap orang memiliki cinta. Salah besar bila seseorang mengatakan, ”saya tidak mencintai siapapun”, karena yang terjadi adalah orang tersebut hanya tidak tahu kepada siapa cinta itu akan ia berikan.

Cinta tidak seharusnya ditahan sendiri dalam diri. Cinta akan jauh lebih baik bila diberikan kepada orang lain, kepada orang yang kita cintai. Tidak masalah bila cinta yang kita berikan untuk seseorang itu tidak diterima, karena tanpa disadari sesuatu yang sangat indah telah tampak : kita telah menunjukkan rasa cinta kita. Dan yang terpenting, kita telah menyebarkan cinta…

looking for someone

Cinta membutuhkan pengorbanan. Kita bisa berkorban demi cinta—itu adalah hal yang wajar. Bagaimana tanda kita mencintai seseorang? Kita turut berbahagia bila orang yg kita sayangi berbahagia—itulah cinta. Kita ikut senang bila orang yang kita sayangi senang—itulah cinta. Hati kita ikut terpukul ketika hati orang yang kita sayangi terpukul—itulah cinta. Tidak ada yang lebih menyenangkan di dunia ini daripada melihat orang yang kita cintai hidup bahagia bersama kita…

bahagia bersama pasangan

Cinta belum tentu bahagia bersama kita, karena itulah cinta butuh pengorbanan. Tidak ada pengorbanan dalam bidang kimia yang lebih mengharukan daripada inhibitor korosi. Inhibitor korosi membiarkan dirinya mengalami kehancuran demi melindungi sesuatu yang lebih berharga dari dirinya sendiri. Sama halnya dengan kita. Kita rela terkikis, sakit, perih, dan tersiksa, hanya untuk melindungi cinta kita agar dia tetap hidup tenang dan bahagia dengan siapapun dia terikat

menangis

Reaksi cinta seperti reaksi enzimatis. Ketika kita memberikan cinta, penerima cinta akan ’membentuk keadaan yang stabil setelah menerima cinta’. Penerima cinta akan mencoba mencari sedemikian rupa pada tingkat energi seperti apa dia akan mencapai keadaan stabilnya ketika menerima cinta. Bila setelah mendapatkan cinta keadaannya justru menjadi tidak nyaman, dia akan mencari pemberi cinta yang lain…

cinta ditolak

Sebaliknya, bila dia sudah dan telah mencari keadaan nyamannya setelah menerima cinta tersebut, dia tidak bisa bereaksi lagi dengan yang lain, karena keadaannya saat itu sudah keadaan PALING stabil dan nyaman. Artinya, keadaan tersebut adalah hasil bentukan si penerima cinta itu sendiri. Pemberi cinta tidak bisa menentukan posisi kestabilan penerima ; dia hanya bisa memberikan cintanya…

Ketika sudah dalam keadaan paling stabil dan nyaman, ikatan cinta pun terbentuk. Ikatan cinta ini adalah ikatan cinta yang kuat, dan tidak bisa diganggu oleh pemberi cinta yang lain. Mengapa ikatannya kuat? Karena yang berperan dalam ikatan cinta tersebut adalah dari kedua pihak –pemberi maupun penerima–, bukan hanya salah satu pihak. Sang pemberi, telah memberikan cintanya—sang penerima, telah memberikan ruang yang ia miliki dan dibentuk sendiri untuk menerima pemberian cinta. Tidak ada yang bisa memutuskan ikatan cinta yang kuat ini…

ikatan kuat dalam asmara

Pertanyaan yang muncul adalah : apakah ada kemungkinan bagi kedua spesi untuk membentuk ikatan dengan spesi lain diluar ikatan cinta mereka ?

cemburu

Jawabannya YA, bisa. Tapi (skali lagi, tapi..), hanya berupa ikatan lemah. Sekuat-kuatnya ikatan lemah ini, tidak akan bisa memutuskan ikatan cinta yang telah stabil dan kuat terbentuk. Keberadaan ikatan lemah inilah yang justru memperkuat struktur yang sangat rumit sekalipun, menjadi struktur indah yang beraturan. Setidaknya, seharusnya seperti itu….

——–

Sekian

GBU

:)

——–

puisi kimia-cinta yang lain : Puisi cinta kimia : senyawa cinta.

About these ads

15 Responses to “Puisi CINTA Kimia : Reaksi Cinta”

  1. Maren Kitatau July 1, 2009 at 8:57 am #

    Salam kenal!

    Selamat belajar cinta.
    Seperti aku pun biasa,
    Hingga nanti sungguh bisa!

  2. Ziezie July 1, 2009 at 9:12 am #

    Bagus puisi cintanya
    Dalem..emg udah pernah pacaran??
    Hehe..^^

  3. keke July 1, 2009 at 12:17 pm #

    ok, g jd ngerti ttg kimia dikit dehhh….

  4. malicemrc July 1, 2009 at 12:39 pm #

    *maren : salam kenal jugaa. . hehe. . dari kata2nya, kynya uda ‘master cinta’ nih? hehe

    *ziezie : makasiii. . tapi sy jomblo. . he4. . :p

    *keke : oke, senangnya bisa memperluas wawasan orang tentang kimia dari sudut pandang yg berbeda. . hehe :D

  5. Grace July 1, 2009 at 9:56 pm #

    Tak menyangka, bisa dianalogiin ke ilmu kimia :D

    Inhibitor korosi…klo di makanan ato tubuh mungkin bisa dibilang antioksidan kali ya..
    Antioksidan rela nerima yg jelek-jelek untuk menjaga kestabilan tubuh.
    ya gt deh…kalo hukum kimia kan semuanya menuju yg namanya kestabilan.

    setuju banget sama prinsip ikatan kovalen..ikatan paling kuat yang timbul karena saling berbagi…

    Agak bingung dengan statement “Cinta bukanlah pengorbanan” karena, kebanyakkan orang kan ngomongnya itu..tapi klo dibalikkin ke diri sendiri..emg ga setuju sih…hahaha (masih egois nih) :p

  6. malicemrc July 1, 2009 at 10:27 pm #

    haha. . .cinta butuh pengorbanan, tapi bukan pengorbanan kak. . (menurut saya sih). . . . .maksudnya untuk menjaga cinta itu, ya butuh pengorbanan. . . hehe. .

  7. Maren Kitatau July 2, 2009 at 12:13 am #

    Dik!
    Pikirkan lah satu keinginan,
    Tak satu ingin pun yg tak memerlukan korban,
    Korban itu bisa waktu, uang, perasaan, sajen, dll.

    Semangkin besar keinginan itu semakin besar korbannya,
    Semangkin mulia keinginan itu semakin mulia korbannya.
    Hanya yang tak berkeinginan tak perlu berkorban, kan?

    Begitu, kali!

    Salam Damai!

  8. Setiani July 3, 2009 at 5:05 pm #

    hehehehe keren puisinya!

  9. malicemrc July 3, 2009 at 7:32 pm #

    *maren : salam damai juga. . makasi :)

    *setiani : makasiii hehehe :)

  10. Diogo yones carlito. March 24, 2010 at 1:57 pm #

    hai cinta itu terkada menyakitkan

  11. malicemrc March 24, 2010 at 2:12 pm #

    *diogo : iya mas, tapi indah juga kok :)

  12. tika2 June 30, 2010 at 10:58 am #

    :)
    Cinta itu Indah tergantung kita bagaimana melihatnya, dari sisi mana kita menilai cinta, cinta tak pernah salah karna pada dasarnya cinta hanya sebuah rasa. rasa dimana kita ingin memiliki, bersama, dan selamanya. tapi, kembali lagi kepada anda, menurut anda cinta yang salah atau kita yang terlalu egois dan tak bersabar.

  13. malicemrc June 30, 2010 at 11:11 am #

    woow mantap tika, thx :D

    :)
    Cinta itu Indah tergantung kita bagaimana melihatnya, dari sisi mana kita menilai cinta, cinta tak pernah salah karna pada dasarnya cinta hanya sebuah rasa. rasa dimana kita ingin memiliki, bersama, dan selamanya. tapi, kembali lagi kepada anda, menurut anda cinta yang salah atau kita yang terlalu egois dan tak bersabar.

  14. alia novia putri April 10, 2011 at 10:34 am #

    keren banget :(( terharuuu u,u

  15. malicemrc April 11, 2011 at 2:13 pm #

    trims :)

    keren banget :( ( terharuuu u,u

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,354 other followers

%d bloggers like this: