Archive | January, 2009

ditegur via bowling

22 Jan

hmm. . pemikiran ini muncul tadi malam, pas gw nemenin nyokap liga Logaya BC di GUBA, BSM, Bandung. .

gw ngeliat rekan bowling gw yg juga apa yahhh. . idola gw?hehe. . . Tannya Roummimper. . . dia baru kelas 3 SMA kl ga salah, baru mw masuk kuliah. . .anyway, malem itu dia liga seperti biasa, memainkan 3 game. . semua berjalan biasa-biasa saja. . yg luar biasa adl total pin scratchnya. . 805 !! no handicap!!

nih foto dia:

Tannya

Tannya

OMG OMG. . takjub gw ngeliatnya. . 805 gituh. . . averagenya 268,3. . 268. . .average. . . angka segitu perasaan gw pernah deh, tapi sesekalinya doank. . . itu juga dulu, udah lama. . 2/3 taun lalu, di BSM. . . itu 1 game, bukan average. . .

kembali ke 268. . . OMG. . lu butuh sekitar 8-9x strike dan clean game buat dapet angka segitu. . .ckckck. . . luar biasa ni atlet nasional. . .

well. . gw ceritain more about her next time aja. . . yg pengen gw ceritain sekarang adl hikmah dari kejadian itu. .

dimulai dari akan dimulainya olimpiade ITB 2008/2009, yg diadakan 2 taun sekali. . olimpiade ITB adl kompetisi olahraga terbesar yg melibatkan seluruh massa kampus yg mewakili himpunan masing2, yg diadakan 2 tahun sekali. layaknya olimpiade internasional, berbagai macam cabor dimainkan, salah satunya bowling.

kebetulan, gw ngedaftar utk ikut bowling, sekaligus sepakbola dan volley, mewakili himpunan gw, HMK AMISCA. . .

utk bowling, AMISCA mengirim 2 orang: gw sendiri (Marcell) dan Gaos. . jadi we beberapa hari yg lalu kita nyoba2 latian di Plago. . ceritanya gw ngelatih si gaos haha padalah mah sama2 latian. .

posisi gw sbg anak kimia yg katanya paling berpengalaman soal bowling kadang2 ngebuat gw nyantei dan nganggep remeh olimpiade ini. . hal ini emang gw sadari sangat berbahaya bagi atlet –<span style=”font-style:italic;”>underestimating ur opponent</span>. pernah gw berpikir gw paling jago seITB, padalah gw sama sekali ga ada apa2nya kl dibandingin ama atlet2 nasional kyk Tannya, Ryan, dll. .pernah jg kepikiran ah ntar nge-fur aja lah pas olimpiade, jangan gede-gede banget skornya (eduuunnn siapa guaaa??????)

singkat cerita, setelah gw nonton si Tannya itu, gw jadi sadar, kl gw ga ada apa2nya. . dia aja yg atlet nasional (terakhir gw tau dia juara 4 di ABF -Asian Bowling Federation kemaren, dan masuk Kompas), serius dan bersungguh-sungguh pas liga, kenapa gw yg notabene pebowling pasif saat ini bisa2nya nganggep remeh olimpiade ITB?? OMG. . .

so, malem itu gw seakan ditegur am Tuhan, “kamu tuh ga ad apa2nya nak…serius lah bahkan utk sesuatu yg kecil..”

*jadi inget kata2 Bu Setiawati pas SMA “sombong..jatuh. kl kamu sombong, kamu akan dijatuhkan oleh Tuhan..”

oke. . . . pokonya sekarang gw uda sadar, gw akan serius, bersungguh2, dan siap memberikan yang terbaik pas olimpiade ntar. .

target: medali emas!!

doakan heheeee

^_^

Advertisements

AutoCorrect –mengetik menjadi lebih menyenangkan

21 Jan

Anda termasuk orang yang suka salah ketik atau terbiasa menyingkat-nyingkat kata ketika menggunakan Microsoft Word ? Berikut saya share-kan tips sederhana, menggunakan fasilitas AutoCorrect (saya masih cinta Microsoft Word 2003)

Misalkan, Anda ingin mengetik “yang”, tapi terbiasa mengetik “yg”, “adalah”;”adl”, “meskipun”;”mskpn”, “dan lain-lain”;”dll”, berikut adalah caranya:

  1. tik-kan kata yg ingin Anda ‘autocorrect’-kan, misalnya “dll”.
  2. blok kata tersebut, lalu masuk ke Insert—AutoText—AutoText
  3. pilih tab AutoCorrect
  4. isi Replace: (kata yg ingin Anda ganti seterusnya, dalam contoh ini adalah “dll”) dan With: (kata untuk mengganti kata yang dimaksud, dalam contoh ini adalah “dan lain-lain”)

    Tab AutoCorrect dalam AutoText

    Tab AutoCorrect dalam AutoText

  5. OK

Setelah itu, coba ketikkan “dll”, maka pasti kata tersebut otomatis akan berubah menjadi “dan lain-lain”. . . praktis dan menghemat waktu dan tenaga bukan?

Semoga bermanfaat ^_^

“de, keur naon de ?!”

20 Jan

Hahaha. . kl ga salah ini kejadiannya tanggal 30 des. . H-2. . walkisah untuk tahun baru nanti (1 jan 09) rencananya kita sekeluarga mau berkunjung kerumah om Acis-tante Ade-Siska-Arvin yg ada di cihanjuang. . . jaauuuuhhh. . hehehe. . soo, . . tanggal 30 ini si mama ‘ngetake’ tante Ade, kl kita mau kesana. .

Dialog singkat-padat-bodor ini terjadi dirumah, pas gw lagi ngelaptop di kamar di lantai 2, mama ama ade gw (Michelle) di bawah. . . (asumsi awal : gw emang biasa dipanggil ‘ade’ dirumah). . lagi asik2nya nonton di laptop, tiba2 ada teriakan dari bawah. . “dee !”

Gw yg lagi nonton make headset terhenyak sesaat, apa gw dipanggil nyokap ya tadi?

“ma manggil. . .?” balas gw. .

Tiba2 datang teriakan lain, “de, keur naon de ?!?!

“lagi non. . . . haah??“ kaget gw, koq si mama tiba2 ngomong sundanesse ke gua?!

Belum selesei keterkejutan gw, nyokap gw lanjut lagi teriak, “de, ngke siap2 nyak taun baruan rek ulin kaditu. . masak2 atuh!!

Haaah. . Gw yg masih loding, langsung turun ke bawah. .

Yeeeeehhh ternyata si mama lg nelpon si tante Ade. . grrrrrrrr. . .pantesan ngomong sunda. . hahahaha. .

Ade gw yg ngedenger percakapan barusan langsung ngetawain gw “hahaha malu yeee malu yeeee. . . “

sial !! diketawain ama anak 3 sd. . . heuheihiae. . .

ditambah lagi, dia niru ucapan nyokap gw yg tadi buat mempermalukan gw. . “de, keur naon de, turun-turun segala??”

hahahahahaha siaaaaalllll  ^_^

Past-PRESENT-Future

20 Jan

Banyak sesuatu yang menarik muncul dari hal yang sederhana. Sewaktu sekolah, kita diajarkan ada 3 bagian kehidupan manusia; past-present-future.

‘Past’ adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan apa yang telah terjadi (masa lalu), ‘present’ adalah segala sesuatu yang terjadi saat ini (masa kini), dan ‘future’ adalah segala sesuatu yang akan terjadi (masa depan).

Kita yang sekarang, dibentuk oleh bagus dan buruknya masa lalu kita. Ya, BAGUS dan BURUKnya masa lalu kita. Sesuatu yang terjadi di masa lalu, ya terjadilah, dan kita sama sekali tidak bisa mengubahnya karena itu sudah berlalu, dan jadilah kita yang sekarang, baik atau buruk. Karena itu, kehidupan kita sekarang tidak bisa kita gantungkan berdasarkan masa lalu kita. Kita tidak bisa terus menyalahkan masa lalu kita untuk apa yang kita alami sekarang. Satu2nya yang bisa kita lakukan adalah mengambil hikmah dan belajar dari pengalaman itu, untuk tetap mencapai tujuan dan cita-cita kita dimasa depan. Kapan kita melakukan itu? Itulah gunanya masa kini (present).

Masa kini adalah ‘gerbang’ antara masa lalu dan masa depan. Apa yang telah terjadi di masa lalu dapat kita perbaiki di masa kini untuk tetap mencapai tujuan kita di masa depan. Apa jadinya kalau seandainya tidak ada ‘masa kini’? Masa depan kita akan terus bergantung dari masa lalu kita, dan ini tidak benar. Masa kini adalah ‘hadiah’ dari Tuhan kepada manusia untuk belajar,belajar dan belajar dari masa lalu, untuk mencapai masa depan yang kita impikan.

That’s why it’s called “present”.

inspirasi tulisan dari : Mario Teguh, 18 Jan 09

%d bloggers like this: